MUI Yogya: Waspadai Ideologi Sesat NII

VIVAnews – Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta meminta masyarakat berhati-hati dan mewaspadai penyebaran ideologi yang menyesatkan. Salah satunya yang terkait Negara Islam Indonesia.

“Ideologi yang disebarkan pengikut NII adalah ideologi yang menyesatkan,” kata Ahmad Muhsin, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi DIY, Selasa, 26 April 2011.

Menurut Ahmad Muhsin, NII adalah ajaran yang memahami Islam sepotong-sepotong, sementara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
merupakan landasan yang harus dijunjung tinggi.

“MUI sejak dulu memutuskan bahwa Pancasila dan NKRI sudah final. Sehingga tidak bisa berdiri negara Islam, apalagi pembentukan NII yang mengartikan Islam secara parsial atau sepotong-sepotong,” ucapnya.

Ideologi NII, menurut Muhsin, hanya mengambil ayat tanpa dihubungkan dengan ayat lain. Sehingga yang dipahami bukan Islam yang kaffah (sepenuhnya). Karena itu, masyarakat harus mendalami Islam sebagai agama yang penuh berkah bagi makhluk lainnya (rahmatan lil ‘alamin).

“Islam tidak pernah mengajarkan untuk membelot dari agama. Apalagi menganggap orang di luar Islam sebagai musuh,” kata dia.

Laporan: Juna Sanbawa | DIY, umi

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s