KONI Minta Keputusan FIFA Dipatuhi

VIVAnews – Ketua Umum KONI, Rita Subowo, meminta semua pihak untuk mematuhi keputusan FIFA yang tidak mengubah surat keputusan 4 April guna menyelesaikan kemelut sepakbola di Indonesia.

Dua hari setelah mengadakan pertemuan dengan Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), Kamis 21 April 2011, kembali menegaskan tidak akan mengubah putusan yang sebelumnya dikeluarkan pada 4 April lalu.

Dalam putusan tersebut, FIFA menetapkan Komite Normalisasi sekaligus bertindak sebagai Komite Pemilihan. Dengan keputusan ini maka Komite Pemilihan yang dibentuk dalam Kongres di Hotel Sultan, 14 April lalu, otomatis tidak diakui.

Menanggapi keputusan FIFA tersebut, Ketua Umum KONI, Rita Subowo menuturkan agar semua pihak menerimanya. “Itu sudah sebuah keputusan yang harus dipatuhi,” ujar Rita di sela-sela Kongres Komite Olimpiade Indonesia.

Rita sendiri mengaku menyesalkan  sejumlah poin keputusan yang dikeluarkan FIFA. Di antaranya terkait pelarangan empat nama, Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta dan Arifin Panigoro untuk menjadi kandidat Ketua Umum PSSI dalam Kongres 20 Mei mendatang. “Kami sangat menyesalkan keputusan itu. Tapi mau bagaimana lagi,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, kekecewaan yang sama juga disampaikan Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar terkait keputusan FIFA tersebut “Terus terang saya merasa lesu, keputusan FIFA tetap tegas. Meski saya sudah sampaikan pertimbangan dan saran. Tapi FIFA tetap pada putusan semula,” ujar Agum.

Padahal menurutnya, dalam pertemuan 19 April lalu, Presiden FIFA, Sepp Blatter menyambut positif apa yang dipaparkan oleh Agum. “Sambutan Presiden FIFA sangat positif saat saya jelaskan semuanya termasuk empat kandidat yang dianulir Komite Banding lalu. Penjelasan diterima dan beliau menyampaikan terima kasih kepada saya,” ujar Agum.

Namun saat itu, Blatter mengaku tidak dapat memutuskan dalam pertemuan tersebut. “Beliau tidak bisa memutuskan saat itu juga, dan meminta waktu 1-2 hari untuk mengambil putusan final. Dan ternyata keputusan yang dikeluarkan FIFA tidak sesuai harapan. Walaupun pahit, kita harus menerima dan menghormati keputusan ini,” ujar Agum. (eh)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s