14 Mur dan Baut Diangkat dari Punggung Suhadi

VIVAnews – Sebanyak 14 butir mur, baut, dan paku berhasil diangkat dari punggung Komisaris Polisi Suhadi, salah satu korban terparah akibat ledakan bom bunuh diri di Masjid Az Dzikra kompleks Markas Polresta Cirebon. Kondisi Suhadi sudah membaik.

“Ada 14 buah sejenis mur, baut, dan paku,” kata Muhammad Nur, juru bicara Rumah Sakit Pertamina Klayan, Cirebon, saat berbincang dengan VIVAnews.com, Selasa 19 April 2011.

Suhadi merupakan Kepala Bagian Sumberdaya Manusia Polrestabes Cirebon. Setelah menjalani operasi, tim dokter sudah mengangkat seluruh benda-benda yang terpental dari bom yang menancap di punggungnya.

“Sudah terangkat semua. Sekarang sudah masa perawatan. Tidak ada yang tembus,” ujar M Nur. Saat bom bunuh diri terjadi Jumat 15 April lalu, Suhadi berdiri di barisan salat paling depan. Tepat di samping Kapolresta Cirebon Ajun Komisaris Besar Polisi Herukoco.

Herukoco mengalami luka lebih parah. Herukoco kini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. “Sejak hari Minggu, Pak Herukoco kami rujuk ke Jakarta,” ujar M Nur.

Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri yang sempat duduk di samping Suhadi itu. Pelakunya adalah Muchamad Syarif, warga berdarah biru dari Keraton Kanoman Cirebon, yang juga karyawan lepas disain grafis.

Saat penggeledahan di rumah mertua M Syarif di Majalengka, Jawa Barat, polisi menemukan rangkaian bom yang belum jadi. (eh)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s