Polisi Gadungan Penculik Mahasiswa Diperiksa

VIVAnews – Kepolisian Sektor Penjaringan, Jakarta Utara, tengah melakukan pemeriksaan terhadap enam tersangka dugaan penculikan terhadap dua mahasiswa Universitas Bunda Mulia (UBM), Jakarta.

Dalam pemeriksaan, yang dilakukan sejak semalam, dapat dipastikan bahwa pelaku bukanlah anggota polisi. Mereka  mengaku-ngaku sebagai polisi untuk mengelabui korbanya.

“Mereka mengaku-ngaku polisi untuk mengelabui korban. Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, Kompol Dedy Murti Haryadi kepada VIVAnews, Minggu 27 Maret 2011.

Drama penculikan terhadap dua mahasiswa UBM, Ptr, 22 tahun, dan Wlm 21 tahun, terjadi pada Sabtu malam, 26 Maret 2011, sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di rumah Ptr di kawan Pluit, Jakarta Utara. Enam pelaku yang datang ke lokasi kejadian mengaku sebagai polisi dan menuduh kedua mahasiswa itu sebagai pengguna narkoba.

Kejadian ini tentu membuat orangtua korban curiga karena pelaku tidak menunjukan identitas. Dari kepolisian mana mereka berasal.

Orangtua korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, yang kemudian melimpahkan kasus ini ke Polsek Penjaringan Jakarta Utara.

Hanya dua jam sejak kasus itu dilaporkan pukul 21.00, petugas Polsek Penjaringan langsung menangkap kawanan penculik. Keenam pelaku saat ini masih ditahan di Polsek Penjaringan. (SJ)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s