Larangan Pakai Rok Mini di Parlemen Rusia

VIVAnews – Seluruh wanita anggota parlemen di Rusia harus tunduk dengan kode etik baru yang berisi larangan mengenakan rok mini. Aturan yang segera diberlakukan ini juga berlaku untuk seluruh wanita  yang bekerja di kompleks parlemen.

Aturan berpakaian itu diberlakukan untuk memperbaiki citra Duma [parlemen Rusia], seperti dilaporkan harian Moskovsky Komsomolets, yang dikutip Telegraph.

Dalam butir-butir kode etik tersebut, seluruh wanita yang bekerja di kompleks parlemen dianjurkan untuk mengedepankan gaya seorang profesional yang ditandai dengan formalitas, sopan, berbudaya, dan rapi.

Pemberlakukan kode etik itu diharapkan dapar meredam berbagai kritik pedas atas banyaknya wanita di kompleks parlemen yang mengenakan rok mini dan busana berbelahan dada rendah.

Selain aturan berbusana, kode etik juga meminta anggota parlemen mengurangi kontak langsung dengan jurnalis. Semua pertanyaan yang berhubungan dengan kerja parlemen sebaiknya dijawab melalui konferensi pers dengan gaya sopan. 

Mereka juga diminta tidak bersikap arogan dan mencegah berbuat kasar selama tugas. Duma Rusia terkenal dengan gaya argumentasi keras, bahkan tak jarang memicu perkelahian fisik di ruang sidang.

Terkait aturan berpakaian, Alina Kabayeva, 25, menjadi salah satu wanita anggota parlemen yang menjadi sorotan. Mantan atlit senam Rusia yang namanya mencuat pada 2008 karena digosipkan menikah dengan Vladimir Putin itu cukup identik dengan gaya pakaian seksi.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.