Paket Bom Dekat Cikeas, Polisi Melakukan Razia Gabungan

VIVAnews – Setelah ledakan bom di Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat, polisi terus meningkatkan pengamanan. Posisi ledakan yang terjadi hanya sekitar 2 kilometer dari kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas itu membuat polisi menambah personil dan meningkatkan frekuensi razia.

“Kami melakukan razia gabungan dari Polres Bogor dengan Polsek Gunung Putri,” kata Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Pol. Dadang Rahardja, Sabtu, 19 Maret 2011. 

Menurut Datang, razia gabungan akan dilakukan di titik-titik rawan di sekitar Kota Wisata dan Cikeas. Titik rawan yang dimaksud antara lain yang merupakan akses masuk dan keluar di wilayah itu.

Razia gabungan juga akan berkonsentrasi di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan Bekasi, dan perbatasan Kabupaten Bogor dan Depok. “Ini adalah peringatan bagi kita semua, tidak hanya polisi tetapi semua warga harus bisa membantu mengungkap siapa pelaku tersebut,” kata Dadang.

Sementara itu, untuk pengamanan di Puri Cikeas, polisi juga sudah meningkatkan jumlah pasukan. Meski ada pengamanan khusus dari Pasukan Pengamanan Presiden di sekitar Puri Cikeas, Polres Bogor akan menambah jumlah dan jadwal patroli pengamanan.

Menurut Dadang, peningkatan-peningkatan keamanan dilakukan untuk mengantisipasi maraknya teror bom. “Ini sebagai salah satu upaya untuk mengidentifikasi pelaku secara dini,” ujar dia.

Sebuah paket kardus yang dibelit lakban coklat ditemukan petugas kebersihan bernama Mimi, Jumat, 18 Maret 2011, pukul 09.30 WIB. Paket yang bertulis, ‘Ini Bom’ dan ‘Allahu Akbar’ tersebut ditemukan di cluster 55, sekitar 1 kilometer pintu masuk perumahan. 

Semula, paket itu akan dijinakkan di sebuah lapangan Kampung China Kota Wisata. Namun, sebelum dijinakkan, bom meledak duluan sekitar pukul 11.30 WIB. “Pemicu ledakan ini timer yang ada di dalam bungkusan,” kata Dadang di tempat kejadian perkara kemarin.

Saat meledak, bungkusan menebarkan serpihan logam. Kapolres menambahkan tidak ada alamat pengirim dalam bungkusan itu. Tempat meledak dan penemuan bom kini diberi garis polisi. (Laporan: Ayatullah Humaeni, Bogor | kd)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s