“Bingung” Nasi Gak Dihitung

     Waktu itu saya dan temen saya pergi ke Jakarta untuk membeli sesuatu, setelah muter-muter gak ktemu-ktemu barang yang mau di beli, akhirny kami memutuskan untuk menunda pencarian barang yang mau dibeli itu.

     Selanjutnya, kami sampai juga di salah satu rumah makan, kami pun makan dengan perut yang kelaparanan akibat muter-muter.

     Dan akhirny perut kami pun kenyang, setelah itu ????, otomatis harus dibayar. Proses pembayaran pun terjadi:

Saya: “Berapa mas???, nasi 2, ayam bakar 2, sop 2, jus nya 2, dan kerupuk 3???”

Pelayan: “ayam bakar 2, sop 2, jus nya 2, dan kerupuk 3, semuanya 70 rubu pak, nasi gak dihitung”

Temen: “lah ko nasi gak dihitung mas???”

Pelayan: “gak ada yang mau ngitung mas, kalo nasi ny dihitung mungkin sampe pagi transaksi pembayaranya…”

Temen: “oh iya yah….!!! jadi yang bego siapa???” (bertanya ke saya)

Saya: “dua-duanya sama-sama oon”

     Pada saat itu saya tertawa terbahak-bahak mendengar dialog mereka berdua…

Begitulah kisah nya….., he.he.he

This entry was posted in Cerita Menarik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s