ICW Minta Polisi Periksa Foke

Liputan6.com, Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) yang tergabung dalam Koalisi Anti Korupsi Pendidikan (KAKP) meminta polisi memeriksa Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke terkait adanya hambatan dalam membuka informasi publik dana pendidikan.

“Gubernur DKI Jakarta seharusnya ikut bertanggung jawab atas sikap dinas pendidikan dan lima kepala sekolah (kepsek) sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Jakarta yang tidak mematuhi putusan dan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP),” demikian rilis ICW ke sejumlah media, Selasa (15/2).

Lembaga swadaya masyarakat tersebut juga meminta agar pihak kepolisian segera memeriksa Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi, serta menggunakan pasal 52 UU KIP dan pasal 216 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Taufik bersama dan lima kepsek SMPN di Jakarta tidak memenuhi permintaan pejabat Komisi Informasi Pusat untuk mempublikasikan informasi mengenai SPJ (surat pertanggungjawaban) dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan BOP (Bantuan Operasional pendidikan).

Sebelumnya, KIP telah memutuskan bahwa dokumen-dokumen mengenai SPJ, BOP dan BOS adalah informasi publik sehingga memerintahkan agar salinan dokumen tersebut diberikan pada ICW sebagai pemohon informasi publik. KAKP menuding adanya upaya menghambat akses keterbukaan informasi publik. Pada 26 Januari silam, KAKP telah melaporkan hal ini kepada petugas. Kelima sekolah itu, yakni SMPN 190 Jakarta, SMPN 95 Jakarta, SMPN 48 Jakarta, SMPN 67 Jakarta dan SMPN 28 Jakarta.

Menurut juru bicara KAKP Jumono, para pejabat itu tidak menyerahkan bukti SPJ dan kuitansi pengelolaan dana BOS dan BOP pascaputusan Komisi Informasi Pusat, 15 November 2010 silam. Putusan tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap karena Dinas Pendidikan dan lima SMPN sebagai pihak tergugat tidak mengajukan banding melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pasal 52 UU KIP menyatakan “Badan Publik dengan sengaja tidak memberikan informasi publik yang disampaikan melalui permintaan dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain dikenakan hukuman penjara paling lama satu tahun dan atau denda Rp 5 juta”.(CHR/ANS/Ant)

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

4 Responses to ICW Minta Polisi Periksa Foke

  1. Greate article. Keep writing such kind of info on your
    page. Im really impressed by it.
    Hi there, You’ve done a great job. I will certainly digg it and in my opinion recommend to my friends. I am confident they’ll
    be benefited from this website.

  2. My own boyfriend and I absoultely luv these e cigarettes

  3. Ben says:

    I’ve been exploring for a bit for any high-quality articles or blog posts in this kind of space . Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this web site. Reading this information So i am satisfied to express that I have an incredibly excellent uncanny feeling I came upon exactly what I needed. I such a lot surely will make certain to don?t disregard this web site and give it a look on a continuing basis.

  4. bola says:

    Hello, everything is going well here and ofcourse every one is sharing facts, that’s genuinely good, keep up writing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s